Nah, beberapa waktu yang lalu, saya tiba-tiba teringat pada memori tersebut. Langsung saja, memanfaatkan kecanggihan teknologi saat ini, saya browsing kesana-kemari untuk sekedar bernostalgia dengan gambar kristal air tersebut. Cukup lama dan butuh kesabaran untuk menemukan apa yang saya maksud, mengingat saya tidak bisa memilih keyword apa yang tepat untuk gambar yang saya maksud. Akhirnya, setelah buka sana-buka sini, download sana-download sini, saya menemukan kata kuncinya: MASARU EMOTO. Lho, koq..? Ya, Masaru Emoto.
Masaru Emoto |
Emoto juga menemukan bahwa partikel kristal air terlihat menjadi "indah" dan "mengagumkan" apabila mendapat reaksi positif disekitarnya, misalnya dengan kegembiraan dan kebahagiaan. Namun partikel kristal air terlihat menjadi "buruk" dan "tidak sedap dipandang mata" apabila mendapat efek negatif disekitarnya, seperti kesedihan dan bencana.
Emoto menggunakan media suara dan tulisan dalam mengungkap bentuk kristal air yang telah dibekukan.. Berikut beberapa contoh hasil penelitiannya.
Kristal air "normal" |
Mendengar
Saat diperdengarkan lagu yang nyaman didengar, misalnya alunan "Symphony No. 40 in G Minor" karya Mozart, maka kristal air berbentuk seperti ini:
Symphony No. 40 in G Minor |
Heavy Metal |
Gambar berikut ini menunjukkan kristal air saat dikatakan CINTA:
Cinta |
Sedih |
Kristal air ternyata juga bisa berubah ketika dituliskan sesuatu di botolnya, misalnya:
Saat dituliskan "Thank You" kristal air berbentuk indah seperti berikut:
Bandingkan saat botol ditulisi "You Make Me Sick. I will Kill You", kristal air berbentuk seperti ini:
Atau saat ditulisi "YOU FOOL" seperti foto berikut:
Saat dituliskan "BEAUTIFUL", kristal air berbentuk:
Sedangkan saat botol ditulisi "DIRTY", kristal air berbentuk seperti ini:
Nah, jika Anda menyuruh seseorang melakukan sesuatu dengan lembut seperti "Let's Do It", maka kristal air berbentuk:
Sedangkan jika kita meminta dengan menyuruh atau membentak, seperti "Do It!", maka kristal air juga berubah menjadi:
Bahkan, kristal air bisa berubah saat membaca nama orang. Berikut foto kristal air saat ditunjukkan nama orang baik, seperti "Bunda Teresa":
Bandingkan dengan saat ditunjukkan nama orang 'jahat' macam Adolf Hitler berikut:
Hal yang sama terjadi saat dilakukan perbandingan kata "ANGEL" dengan "DEVIL" seperti foto berikut:
Angel vs Devil |
Terakhir, Emoto juga sempat menguji bagaimana bentuk kristal air jika dikumandangkan lagu kebangsaan beberapa negara, termasuk Indonesia Raya. Mau tau gimana bentuknya? Simak di video berikut:
Bagaimana, menakjubkan bukan?
Nah, setelah melihat semua fenomena di atas, maka sudah sepantasnya kita berbuat baik kepada air, agar air yang kita gunakan mendatangkan manfaat baik bagi tubuh kita. Selain itu, hendaknya kita selalu berpikiran positif agar kehidupan kita tetap "sehat". Ingat, 80% tubuh kita tersusun dari air.
Sebagai penutup, saya mengingatkan satu ayat di Al-Qur'an surat Waqi'ah ayat 68-70:
Nah, setelah melihat semua fenomena di atas, maka sudah sepantasnya kita berbuat baik kepada air, agar air yang kita gunakan mendatangkan manfaat baik bagi tubuh kita. Selain itu, hendaknya kita selalu berpikiran positif agar kehidupan kita tetap "sehat". Ingat, 80% tubuh kita tersusun dari air.
Sebagai penutup, saya mengingatkan satu ayat di Al-Qur'an surat Waqi'ah ayat 68-70:
أَفَرَءَيْتُمُ الْمٓاءَالَّذِى تَشْرَبُوْنَ
"Maka terangkanlah kepadaku tentang air yang kamu minum."
ءَأَنْتُمْ أَنْزَلْتُمُوْهُ مِنَ الْمُزْنِ اَمْ نَحْنُ الْمُنْزِلُوْنَ
"Kamukah yang menurunkannya atau Kamikah yang menurunkannya?"
لَوْنَشَٓاءُ جَعَلْنٰهُ أُجَاجًافَلَوْلَاتَشْكُرُوْنَ
"Kalau Kami kehendaki, niscaya Kami jadikan dia asin, maka mengapakah kamu tidak bersyukur?"
Subhanallah...
Subhanallah...