Sabtu, 03 Desember 2011

Ngagetin Orang Berujung Bencana (Video)

Ketika iseng-iseng browsing video untuk tugas kuliah, saya tidak sengaja menemukan sebuah video dari situs penyedia video YouTube. Apa yang ditampilkan sungguh membuat saya terhenyak, terdiam, dan bahkan membuat aktivitas makan malam saya terganggu

Inti cerita dari video tersebut bercerita tentang sebuah rencana 2 orang muda-mudi yang mengagetkan teman mereka di rumahnya sendiri. Rencana mereka berhasil, "si korban" sangat kaget. Namun, reaksi yang ditunjukkan "si korban" sangat jauh dari perkiraan mereka.

Mengagetkan teman. Hal tersebut sering kita temui di sekitar kita, bahkan kita mungkin juga pernah melakukan itu. Siswa-siswa saya di sekolah juga sering melakukan itu, biasanya saat ada teman mereka yang ulang tahun. Bahkan, di TV banyak reality show bertajuk "ngerjai" atau "ngagetin" orang semacam Super Trap, Jebakan Betmen, Play Boy Kabel, hingga Ups! Salah... 

Memang, sejauh yang saya tahu, secara hukum tidak ada yang melarang orang "ngerjai" atau "ngagetin" orang lain. Namun selama dalam batas wajar sih gak masalah, namun jika berlebihan menjadi suatu hal yang berbahaya dan mungkin bisa berbuah kriminal seperti pada video ini.

Bagi kita umat muslim, bercanda dengan mengagetkan sesama muslim dinilai haram oleh Rasulullah SAW. Kalau tidak salah, saya pernah membaca hal tersebut di Sunan Abu-Dawud, yang berbunyi:

 لَايَحِلُّ لِمُسْلِمٍ اَنْ يُرَوِّعَ مُسْلِمًا
"Tidak halal bagi seorang muslim mengagetkan atau menakut-nakuti saudara semuslim lainnya"

Nah, pembaca... Mulai saat ini marilah kita lebih berhati-hati dalam bercanda dan bergurau. Jangan sampai gurauan kita berujung bencana seperti pada video ini.

Penasaran? Bagi Anda yang ingin melihat videonya, silakan dilihat  di sini.

Peringatan saya: video ini tanpa rekayasa atau jebakan, dan mengandung adegan yang mungkin tidak nyaman untuk dilihat, jadi siapkan diri Anda sebelum menontonnya.

Wallahua'lam....

Jumat, 25 November 2011

Doa di Tahun Baru Hijriyah

Tidak terasa, perjalanan kita di tahun 1432 H sudah hampir berakhir. Besok Ahad (27/11), kita sudah memasuki tanggal 1 Muharrom 1433 H. Tak terasa pula, usia kita semakin berkurang, dan semakin dekat kita dengan kematian kita. 


Berbeda dengan tahun baru masehi yang berpedoman pada masa edar matahari, pergantian tahun Hijriyah berpedoman pada peredaran bulan, sehingga bulan baru datang saat terbenamnya matahari. Jadi, 'perayaan' tahun baru Hijriyah lebih tepatnya dilakukan setelah maghrib hari Sabtu (26/11) besok.


Nah, dalam rangka menyambut tahun baru 1 Muharroh 1433 H esok, saya ingin mengingatkan kita semua untuk membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun. Berikut saya jelaskan kedua doa tersebut.


Doa akhir tahun
Doa akhir tahun sebaiknya dibaca tiga kali ba'da sholat Ashar di hari terakhir bulan Dzulhijjah tepatnya pada tanggal 29 atau 30. Menurut beberapa keterangan ulama', dengan membaca doa akhir tahun maka kita memohon kepada Allah SWT untuk mengampuni dosa-dosa yang kita kerjakan satu tahun yang lalu. Dengan doa ini kita juga memohon kepada Allah SWT agar amal perbuatan kita yang baik selama setahun yang telah lewat dapat diterima Allah SWT. Dalam majmu' syarif juga disebutkan, jika seseorang membaca doa ini, maka syetan berkata, "Kesusahanlah bagiku dan sia-sialah pekerjaanku menggoda anak Adam pada satu tahun ini". Berikut doa akhir tahun tersebut:


Bismillaahir-rahmaanir-rahiim. 
Wa shallallaahu 'ala sayyidinaa Muhammadin wa 'alaa aalihi wa shahbihii wa sallam.
Allaahumma maa 'amiltu fi haadzihis-sanati mimmaa nahaitani 'anhu falam atub minhu wa lam tardhahu wa lam tansahu wa halamta 'alayya ba'da qudratika 'alaa uquubati wa da'autani ilattaubati minhu ba'da jur'ati alaa ma'siyatika fa inni astaghfiruka fagfirlii wa maa 'amiltu fiihaa mimma tardhaahu wa wa'adtani 'alaihits-tsawaaba fas'alukallahumma yaa kariimu yaa dzal-jalaali wal ikram an tataqabbalahuu minni wa laa taqtha' rajaai minka yaa karim, wa sallallaahu 'alaa sayyidinaa Muhammadin Nabiyyil ummiyyi wa 'alaa 'aalihii wa sahbihii wa sallam

Artinya:

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
Semoga Allah melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW,beserta para keluarga dan sahabatnya. Ya Allah, segala yang telah ku kerjakan selama tahun ini dari apa yang menjadi larangan-Mu, sedang kami belum bertaubat, padahal Engkau tidak melupakannya dan Engkau bersabar (dengan kasih sayang-Mu), yang sesungguhnya Engkau berkuasa memberikan siksa untuk saya, dan Engkau telah mengajak saya untuk bertaubat sesudah melakukan maksiat. Karena itu ya Allah, saya mohon ampunan-Mu dan berilah ampunan kepada saya dengan kemurahan-Mu.
Segala apa yang telah saya kerjakan, selama tahun ini, berupa amal perbuatan yang Engkau ridhai dan Engkau janjikan akan membalasnya dengan pahala, saya mohon kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah, wahai Dzat Yang Mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan, semoga berkenan menerima amal kami dan semoga Engkau tidak memutuskan harapan kami kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah.
Dan semoga Allah memberikan rahmat dan kesejahteraan atas penghulu kami Muhammad, Nabi yang Ummi dan ke atas keluarga dan sahabatnya.

Doa awal tahun
Doa awal tahun sebaiknya dibaca tiga kali ba'da sholat Maghrib pada hari pertama bulan Muharrom, tepatnya tanggal 1 Muharrom. Dengan membaca doa ini kita memohon kepada Allah SWT agar selama satu tahun yang akan datang kita dilindungi dari godaan syetan, dapat melakukan banyak amal kebaikan, serta mendapat rahmat dan keselamatan dari Allah SWT. Dalam majmu' syarif disebutkan, jika seseorang membaca doa ini,  maka syetan berkata, "Telah amanlah anak Adam ini dari padaku pada ini tahun karena bahwasannya Allah ta'ala telah mewakilkan dua malaikat memelihara akan dia dari pada fitnah syetan". Berikut doa awal tahun tersebut:
Bismillaahir-rahmaanir-rahiim
Wa shallallaahu 'alaa sayyidinaa Muhammadin wa 'alaa 'aalihi wa shahbihii wa sallam.
Allaahumma antal-abadiyyul-qadiimul-awwalu, wa 'alaa fadhlikal-'azhimi wujuudikal-mu'awwali, wa haadza 'aamun jadidun qad aqbala ilaina nas'alukal 'ishmata fiihi minasy-syaithaani wa auliyaa'ihi wa junuudihi wal'auna 'alaa haadzihin-nafsil-ammaarati bis-suu'i wal-isytighaala bimaa yuqarribuni
ilaika zulfa yaa dzal-jalaali wal-ikram yaa arhamar-raahimin, wa sallallaahu 'alaa sayyidina Muhammadin nabiyyil ummiyyi wa 'alaa 'aalihi wa shahbihii wa sallam

Artinya:
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga dan sahabatnya.
Ya Allah Engkaulah Yang Abadi, Dahulu, lagi Awal. Dan hanya kepada anugerah-Mu yang Agung dan Kedermawanan-Mu tempat bergantung.
Dan ini tahun baru benar-benar telah datang. Kami memohon kepada-Mu perlindungan dalam tahun ini dari (godaan) setan, kekasih-kekasihnya dan bala tentaranya. Dan kami memohon pertolongan untuk mengalahkan hawa nafsu amarah yang mengajak pada kejahatan,agar kami sibuk melakukan amal yang dapat mendekatkan diri kami kepada-Mu wahai Dzat yang memiliki Keagungan dan Kemuliaan. Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, Nabi yang ummi dan ke atas para keluarga dan sahabatnya.

Nah, itulah doa akhir dan awal tahun. Sebenarnya redaksional doa juga gak harus seperti itu. Ada beberapa macam doa lagi yang intinya kita mohon datangnya tahun baru ini mendatangkan kebaikan bagi kita semua. tentunya dengan ridho Allah SWT.

Wallahua'lam...

Selasa, 22 November 2011

Bahagianya menjadi Wanita

Beberapa kali saya disambati wanita tentang kodratnya sebagai WANITA. Saudara, teman kerja, teman kuliah, siswa, hingga istri saya pernah menyampaikan ini pada saya. Mungkin di luar yang saya ketahui, lebih banyak lagi wanita yang memiliki perasaan serupa.

Apa saja sambatan yang sempat mampir di telinga saya? Berikut sebagian sambatan yang (mungkin) Anda, para pembaca wanita, juga pernah berkeluh kesah karenanya:
1. Sulitnya menjaga aurat karena aurat wanita lebih banyak dari pada pria.
2. Wanita harus mengandung dan melahirkan.
3. Wanita harus taat kepada suaminya, sementara suami punya kuasa terhadap istrinya.
4. Ibadah wanita tidak sebanyak pria, karena wanita harus mengalami haid dan nifas.
5. Wanita memiliki hak waris yang lebih sedikit daripada pria.

Hmmm.... Kalau melihat keluhan di atas sepertinya berat ya jadi wanita... Padahal masih ada lagi beberapa keluhan yang pernah saya baca di rubrik konsultasi beberapa media, misalnya tentang kekuatan talak yang dimiliki pria terhadap wanita, hak-hak wanita dalam beberapa hal yang tidak sebanyak pria, dan beberapa hal lainnya.

Menanggapi itu, saya selalu 'membesarkan' hati para wanita yang sambatan itu dengan sekelumit ilmu dari pak Kyai di pondok dulu. Sampai sejauh ini, Alhamdulillah, para wanita itu 'puas' atas jawaban saya dan akhirnya menyadari kesalahannya yang merasa kurang bersyukur kepada Allah SWT.

Nah, beberapa waktu lalu, tidak sengaja saya membaca beberapa keluhan semacam itu muncul di status FB beberapa teman saya. Kebetulan juga, di rumah mertua ada tabloid Media Ummat yang pas membahas tentang hal itu. Klop dah. Akhirnya di sela-sela kesibukan merevisi proposal tesis, saya sempatkan menulis dan menyebarkan hal ini.

Sesungguhnya, jika wanita tahu betapa banyaknya hal yang bisa mereka dapatkan dan lakukan sebagai wanita, niscaya mereka akan bahagia dilahirkan sebagai wanita. Berikut sekelumit apa yang saya ketahui tentang wanita:
1. Wanita adalah makhluk yang berharga, sehingga wanita selalu dieman-eman, dijaga, dilindungi, dan diperlakukan secara hati-hati sebagaimana intan berlian yang mahal harganya. Dan siapakah yang rela melakukan itu semua? Pria!
2. Wanita memang wajib taat kepada suami. Tapi tahukah Anda jika lelaki juga wajib taat kepada ibunya 3 kali dari pada bapaknya?
3. Urusan warisan, wanita menerima lebih sedikit dari pada pria. Namun, semua warisan itu untuk dirinya. Sedangkan pria, harus membagi harta warisan itu untuk anak dan istrinya.
4. Hamil dan melahirkan adalah ibadah yang tak ternilai harganya, bahkan seluruh makhluk Allah mendoakannya setiap saat. Dan jika wanita tersebut meninggal saat melahirkan, Insya Allah satu tempat di syurga telah dijanjikan-Nya sebagai syahid.
5. Di akhirat kelak, seorang lelaki mempertanggungjawabkan 4 wanita: istrinya, ibunya, anak perempuannya, dan saudara perempuannya. Dengan kata lain, seorang wanita dipertanggungjawabkan oleh 4 orang juga: suaminya, ayahnya, anak lelakinya, dan saudara lelakinya.
6. Wanita diberikan kebebasan memilih pintu syurga yang mana saja manakala Ia melakukan sholat 5 waktu, puasa di bulan Ramadhan, taat kepada suaminya, dan menjaga kehormatannya.
7. Lelaki wajib jihad fi sabilillah, sementara bagi wanita, jika Ia taat sepenuhnya kepada suaminya, serta menunaikan kewajibannya kepada Allah, maka Ia mendapatkan pahala seperti orang yang berjihad.

Nah, bahagia 'kan dilahirkan sebagai seorang wanita? Saya jadi ingat sebuah kisah kuno dari Eropa, yang menyebutkan konon katanya Tuhan menciptakan wanita terlebih dahulu. Karena merasa bosan dan berat dalam mengerjakan tugas-tugasnya, Tuhan kemudian menciptakan pria untuk meringankan beban pekerjaan, menghibur, melindungi, dan menjaga wanita. Sebagai imbalannya, Tuhan berpesan kepada wanita untuk selalu menaati, memuji, dan melayani pria agar selalu mau melakukan tugasnya sebagai 'pembantu'. Ah, bisa-bisa saja...

Akhirnya, saya selalu berpesan untuk selalu bersyukur atas segala nikmat dari Allah sekecil apapun. Karena dengan kita besyukur, maka niscaya akan bertambah nikmat kita. Sebaliknya jika kita kufur terhadap nikmat-Nya, maka perhatikan Allah bersabda: "maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih" (QS. Ibrohim: 7).

Jadi, selamat ya, Anda dilahirkan sebagai wanita... Wallahua'lam...